08126850420

Pelanggar Protokol Kesehatan Ikut Sidang Tipiring Hari Ini di Siak

PRAJAWIBAWA SIAK - Sejumlah warga yang terjaring operasi yustisi protokol kesehatan Covid-19 yang di laksanakan hari minggu 20 Desember 2020 sampai hari senin 21 Desember 2020 di Jembatan TASL Siak mengikuti sidang tindak pidana ringan (Tipiring) Hari ini tanggal 22 Desember 2020.

Sidang Tipiring ini dilakukan dengan berlandaskan pada peraturan daerah kabupaten Siak nomor 4 tahun 2020 dan peraturan bupati Siak nomor 113 tahun 2020 dan akan dilakukan penegakan hukum terhadap warga Masyarakat yang tidak mematuhi protokol pencegahan Covid-19. Salah satunya tidak menggunakan masker ketika berada di luar ruangan saat beraktivitas.

Kasatpol-PP Kabupaten Siak Kaharuddin, S.Sos., M.Si mengatakan "Setelah dilakukan koordinasi bersama pihak PN Siak, Satuan Polisi Pamong Praja, Dinas Perhubungan serta TNI dan POLRI akhirnya dilakukan sidang kali ini," ujarnya.

Sidang tindak pidana ringan (Tipiring) pelanggaran Perda Kabupaten Siak Nimor 4 Tahun 2020 dan Peraturan Bupati Siak Nomor 113 tahun 2020, digelar oleh Pengadilan Negeri Siak hari ini Selasa (22/12/2020)

Sidang yang berlangsung di POS Jembatan TASL Siak yang telah disiapkan oleh Satuan Polisi Pamong Praja Kabupaten Siak dipimpin hakim PN Siak Selo Tantular, SH dengan panitera PN Siak Muflikh Fauzan Asbar, SH.

Dan hadir dari Kejaksaan Negeri Siak Vegy Fernandez dan Roni dari UPTD DPPKAD Siak.

Sedangkan petugas Penyidik Pegawai Negeri Sipil (PPNS) Satpol PP Kabupaten Siak Sahrul, SH., MH dan Ricki Primadani, S.Sos selaku penuntut umum pada sidang tipiring pada hari ini.
Mereka adalah petugas PPNS Satpol PP Kabupaten Siak yang selama ini membuat berkas dan menindak para pelanggar protokol kesehatan yang terjaring razia petugas gabungan. 

Dalam sidang tipiring ini ada 23 pelanggar protokol kesehatan yang berkasnya dilimpahkan ke PN Siak disidangkan. Para pelanggar ini hasil penindakan selama tiga hari.

Persidangan dengan hakim tunggal yang terbuka untuk umum menjatuhkan sanksi denda administratif dengan besaran nominal antara Rp 50.000.

Sidang tipiring pelanggaran protokol kesehatan berlangsung tertib, aman dan lancar.

Jika putusan pidana denda administratif tidak dibayar oleh para pelanggar, maka dapat dikenakan sanksi pidana kurungan selama satu hari.

Wati salah satu pelanggar protokol kesehatan mengaku baru mengetahui sanksi denda bagi para pelanggar perda. "Biasanya hanya teguran. Semoga pandemi Covid 19 segera berlalu," ungkapnya.

Kabid Penegak Perundang-undangan Daerah, Subandi.S.Sos., M.Si, menyebutkan, bahwa untuk sidang tipiring pada hari ini berjalan lancar, walaupun masih ada sidikit kendala namun tidak menghambat dalam proses sidang tipiring pada hari ini, dan untuk denda, itu langsung masuk ke kas Daerah Kabupaten Siak, ujarnya. *torro

0 Komentar

Tinggalkan Komentar

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Form yang bertanda * wajib diisi.